Perubahan Kurikulum


Mulai Tahun Akademik 2012/2013, baik program studi Teknik Industri maupun Teknik Informatika, akan menerapkan kurikulum baru, yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi 2012. Perubahan ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap Kurikulum Berbasis Kompetensi 2008. Aturan peralihan ditujukan untuk menjaga kelancaran proses belajar mengajar dalam menerapkan kurikulum berbasis kompetensi tahun 2012 ini. Aturan Peralihan memuat ketentuan-ketentuan mengenai pengaturan matakuliah yang mengalami konversi dari kurikulum 2008 ke kurikulum 2012. Adapun ketentuan-ketentuan Aturan Peralihan adalah sebagai berikut:

  1. KBK berserta aturan peralihannya akan diberlakukan pada awal semester gasal TA 2012/2013 (sesuai dengan kalender akademik universitas) sampai kurikulum ini dinyatakan tidak berlaku.
  2. Dengan diberlakukannya kurikulum 2012 ini maka dengan sendirinya kurikulum 2008 dinyatakan tidak berlaku lagi.
  3. Konversi kurikulum adalah proses penyetaraan matakuliah di kurikulum 2008 dengan matakuliah di kurikulum 2012 dengan memperhatikan isi/kandungan dan bobot matakuliah.
  4. Mahasiswa angkatan 2011 dan seniornya yang telah menempuh sebagian kurikulum 2008 dan belum lulus ujian pendadaran Tugas Akhir pada semester genap TA 2011/2012 (sesuai dengan kalender akademik universitas) akan dikenakan konversi kurikulum.
  5. Pada awal semester gasal TA 2012/2013 seluruh mahasiswa Fakultas Teknologi Industri, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, kecuali yang lulus ujian pendadaran Tugas Akhir pada akhir semester genap TA 2011/2012 (sesuai dengan kalender akademik universitas), sudah mempunyai rapor studi berdasar kurikulum 2012
  6. Aturan konversi kurikulum ditentukan oleh masing-masing prodi.

 

Ketentuan Konversi Kurikulum

  1. Konversi dilakukan dengan pertimbangan utama TIDAK MERUGIKAN MAHASISWA. IPK dan jumlah SKS yang telah ditempuh DIUSAHAKAN SAMA seperti saat sebelum konversi
  2. Perbedaan Total SKS sesudah dan sebelum konversi dibuat sekecil mungkin (perbedaan = 0, bila mungkin), dengan syarat Total SKS tidak boleh turun melebih 1 SKS
  3. IPK tidak boleh turun. Jika terpaksa naik, batas kenaikan IPK maksimal 0,1.
  4. Pemetaan matakuliah kurikulum lama ke matakuliah kurikulum baru ditentukan oleh prodi. Kombinasi pilihan pemetaan dilakukan dengan tujuan mengecilkan perbedaan Total SKS sesudah dan sebelum konversi, dan bukan bertujuan meninggikan setinggi-tingginya perolehan SKS akibat konversi.
  5. Disediakan MASA TRANSISI selama 1 tahun untuk meminimalkan ‘gangguan’ proses studi mahasiswa. Selama masa transisi ini prodi dimungkinkan untuk diambil kebijakan khusus untuk menangani permasalahan yang muncul dari perpindahan kurikulum.