Green Manufacturing- Masa Depan Kita


Pemanasan global! Isu tersebut sangat populer di dunia, bahkan sedang terjadi di bumi kita. Pemanasan global diakibatkan karena banyaknya CO2 di udara. CO2 tersebut dihasilkan dari berbagai macam sumber yaitu asap kendaraan bermotor, panas dari AC dan lain-lain. Semua itu dihasilkan oleh kegiatan manusia. Bahkan semua yang kita kenakan juga ikut menyumbang dalam penghasilan CO2, seperti pakaian, sepatu, jam tangan, dan lain-lain. Hal itu karena semua barang tersebut, dihasilkan dari proses produksi pada sebuah indistri. Proses produksi itu sendiri menggunakan energi yang berasal dari pembakaran bahan bakar, seperti listrik dan menghasilkan CO2 sebagai polutan yang mengotori bumi.

Kontribusi industri sangat besar terhadap pemanasan global yang menyebabkan kerusakan bumi. Karena peran industri yang besar dalam pemanasan global, maka Program Studi Teknik Industri Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Prodi TI UAJY) mengadakan kuliah tamu “PRODUCT DESAIN FOR GREEN MANUFACTURING & CLOSED LOOP SUPPLY CHAIN” pada Sabtu, 12 Maret 2011. Kuliah tamu dengan pembicara Ibu Maria Anityasari, Ph.D. dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya  ini membahas bagaimana peran industri terutama dalam mendesain produk yang ramah lingkungan, yang  disebut Green Manufacturing. Ibu Maria memberikan contoh Green Manufacturing pada Fuji Xerox, produsen fotocopy kelas dunia yang menerapkan “Inverse Production” yaitu produk yang sudah habis masa pakainya diambil kembali oleh perusahaan, kemudian dilakukan pemilihan pada part-part yang masih baik kualitasnya dan diproses kembali menjadi produk baru, sehingga proses pengolahan yang menghabiskan bahan baku dapat diminimalisir dan meringankan beban bumi terhadap sampah. Selain itu, desain dari sebuah produk memegang kunci utama dari performansi produk dan lifecycle-nya, sehingga peranan desain yang “green” ini sangat diperlukan untuk menciptakan produk yang ramah lingkungan. Di sinilah peranan Teknik Industri untuk menjadi lebih kreatif dalam menciptakan desain produk khususnya mahasiswa TI UAJY.

Ibu Maria menjelaskan bagaimana strategi sebuah industri dalam mendesain, membuat dan mengelola suatu produk sehingga memberikan dampak kerusakan lingkungan yang minimal. Sebanyak 53 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa kelas S1 UAJY-ATMI, mahasiswa kelas reguler dan mahasiswa kelas internasional beserta  9 dosen TI UAJY yang mengikuti kuliah ini memberikan respon dan tanggapan yang antusias pada saat sesi diskusi dan tanya jawab. Di akhir kuliah, Ibu Maria berharap, melalui kuliah ini para peserta dapat menjadi generasi baru dalam dunia industri yang “lebih hijau” terhadap kondisi bumi.

Melalui kuliah tamu ini, diperoleh wawasan dan strategi baru dalam dunia industri. Manufaktur yang berkelanjutan dan “concern”terhadap kondisi lingkungan harus digalakkan oleh seorang Sarjana Teknik Industri agar generasi mendatang -anak cucu kita kelak- tetap dapat menikmati bumi ini. (Jeffry / Mahasiswa TI UAJY / IMAGE)